Pengetahuan umum

Antara Teh dan Kopi

Teh dan kopi hampir memiliki banyak kesamaan. Mereka sama – sama minuman berenergi dan memiliki Manfaatnya masing – masing. Persamaan antara kopi dan teh tidak terlalu banyak, jika dibandingkan perbedaan diantara mereka yang lebih banyak.

Di Indonesia tidak asing lagi jika mendengar kata kopi maupun teh. Hal ini disebabkan karena Indonesia sendiri adalah salah satu daerah penghasil kopi dan teh terbaik. Coba lihat jika kita bertamu ke rumah orang lain, pasti minuman yang disajikan tidak jauh dari kopi dan teh. Di Indonesia yang beriklim tropis ini kita dapat dengan mudah mendapatkan dan menikmati kopi dan teh. Apa kalian suka kopi? Atau kalian lebih memilih teh?

Berikut ini perbedaan yang ada di antara kopi dan teh :

1) Tingkat level Kafein yang terkandung : Tingkat Kafein yang berbeda diantara kopi dan teh mempengaruhi efeknya. Kafein dapat membuat kita tenang jika dosisnya tidak terlalu tinggi, sedangkan jika terlalu tinggi akan menyebabkan tubuh tegang. Seperti yang kita ketahui, semua yang berlebihan itu tidak baik. Kafein yang terdapat pada teh sekitar 55 mg sedangkan untuk kopi adalah sekitar 125 mg – 128 mg.

2) Manfaatnya yang berbeda : Teh memiliki kandungan yang membuat dirinya mempunyai manfaat berbeda dengan kopi. Kopi dapat membuat kita tak mengantuk dan lebih konsentrasi tapi jika diminum dengan berlebihan akan menyebabkan kita merasakan ketegangan. Sedangkan teh membantu kita merasakan ketenangan dengan jumlah kafeinnya yang rendah.

3) Meredakan rasa nyeri : Diantara teh dan kopi sama – sama meredakan nyeri. Namun mereka memiliki perbedaan juga dalam hal meredakan nyeri. Jika teh mampu meredakan nyeri dan gangguan inflamasi, kopi dapat meredakan nyeri dan meringankan gejala asma dan parkinson, melindungi dari penyakit Alzheimir dan dimensia. Bagaimana ? Jika kamu ingin menjauhi penyakit lupa, cobalah untuk mengkonsumsi kopi setiap hari secara rutin. Biasanya orang yang sudah lanjut usia mengkonsumsi kopi baik untuk dinikmati maupun untuk meningkatkan daya ingat mereka.

4) Antioksidan : Antioksidan yang dikandung oleh kopi dan teh termasuk dalam jumlah yang besar dan akan bermanfaat bagi tubuh bila diminum secara original tanpa diberi gula atau pun pemanis buatan. Disarankan kopi dan teh diminum tanpa gula untuk mendapatkan seluruh manfaatnya. Antioksidan dalam kopi dapat membantu menormalkan gula darah dan mencegah batu empedu. Sedangkan, antioksidan yang terkandung dalam teh dapat melindungi tubuh dari radikal bebas dan menurunkan kolesterol. Jadi kopi dan teh walaupun sama – sama memiliki antioksidan tetap memiliki perbedaan yaitu terletak pada manfaat antioksidan.

5) Asal – usul : Memiliki latar belakang dan asal – usul yang berbeda walaupun sama – sama minuman berenergi. Diketahui secara sejarah, teh diproduksi pertama kali oleh Cina. Sedangkan Kopi, berasal dari Ethiopia.

6) Bentuk awal : Memang sama – sama dari tanaman. Namun antara Kopi dan teh tidak semuanya sama – sama didapatkan dari satu bagian tubuh tumbuhan, tetapi diambil dari bagian tubuh tumbuhan yang berbeda. Kopi diambil dari bagian buah berry tumbuhan sebelum diolah menjadi bubuk kopi. Sedangkan, teh diambil dari bagian dedaunan tumbuhan sebelum diolah menjadi gampang diseduh.

Perbedaan diatas membedakan antara kopi dan teh. Tumbuhan yang bagian tubuhnya ini dapat dijadikan minuman berenergi terutama kopi walaupun rasanya pahit, memiliki banyak penikmat. Sama halnya dengan teh yang dapat memberikan ketenangan. Orang – orang Asia tentunya juga merupakan penikmat dua minuman berenergi ini.

sejarah kopi dan masuknya kopi ke Indonesia

No Comments

    Leave a Reply