Apa Itu Algoritma? Algoritma dan Contohnya

By | January 22, 2020

Apa itu algoritma ? Apa kegunaan dari algoritma? Seperti apakah algoritma itu?

Setiap perhitungan matematika tidak jauh dari algoritma. Algoritma adalah suatu proses yang mana proses tersebut mengandung logika yang akan menyelesaikan sebuah masalah atau menghasilkan sebuah hasil. Buat yang jurusan IT Tidak asing lagi dengan algoritma bukan? Sama seperti matematika, bidang pemrograman juga membutuhkan algoritma. Proses dari satu proses ke proses lainnya sangat penting dalam membuat sebuah program. Dengan algoritma, alur pembuatan dan pengembangan software hasil pemrograman lebih terstruktur dan rapi. Sebenarnya tidak hanya matematika dan pemrograman yang membutuhkan dan menggunakan algoritma. Sebenarnya kita banyak menggunakan algoritma saat melakukan sesuatu setiap harinya. Seperti memasak ayam goreng. Algoritma memasak ayam goreng adalah sebagai berikut :

1) Pertama siapkan alat dan bahan,

2) Bersihkan ayam lalu potong menjadi kecil kecil,

3) Beri garam lalu goreng hingga berwarna kecoklatan,

4) Tiriskan minyak dan sajikan di piring.

Memang kehidupan kita tidak akan pernah jauh dari yang namanya algoritma karena setiap kegiatan ada alur dan prosesnya sehingga menghasilkan sebuah hasil. Algoritma membutuhkan input agar mendapatkan output dari proses. Algoritma yang baik dan benar akan menghasilkan minimal satu output. Apa itu input dan output? Input adalah sesuatu yang akan dimasukkan pada proses algoritma sedangkan output adalah sesuatu yang dihasilkan dari proses algoritma. Algoritma tidak boleh tidak berbatas, algoritma wajib memiliki batasannya. Kenapa begitu? Karena setiap proses pada algoritma harus memiliki kemajuan progress yang pada akhirnya akan menghasilkan hal yang diproseskan. Selain itu, algoritma harus memiliki suatu kepastian. Ya kayak kamu yang butuh kepastian, algoritma juga butuh dong. Arah dan tujuan algoritma harus pasti agar proses algoritma benar – benar dapat menghasilkan seperti yang diingankan. Perlu diingat, algoritma membutuhkan logika dan efisisensi sehingga algoritma yang dibuat sesuai proses dan hemat sumber daya.

Baca juga : Dasar Bahasa Pemrograman C++ 1

Lalu bagaimana algoritma pada program? Algoritma pada program mirip dengan algoritma matematika yang mengutamakan logika. Pada algoritma program, terdapat nama algoritma, tujuan algoritma, apa saja yang dibutuhkan pada algoritma, dan alur alur yang jelas. Beberapa algoritma yang bisa dipakai untuk pemrograman adalah pseudocode, flowchart, dan lainnya.  Fungsi algoritma untuk pemrograman diantaranya agar program memiliki alurnya sendiri, bisa dilihat secara kesuluruhan, tiap prosesnya terlihat dengan jelas, dan memudahkan programmer mebuat program sesuai langkah – langkah yang ada pada algoritma. Berikut ini pseudocode dan flowchart yang bisa digunakan untuk membuat alur program :

  • Pseudocode

Pseudocode adalah algoritma yang bebas dan tidak memiliki aturan baku. Pseudecode ditulis berbasiskan bahasa pemrograman yang digunakan untuk memprogram. Berikut struktur pseudocode :

Contoh dari Algoritma Pseudocode :

  • Flowchart

Flowchart adalah urutan proses sebuah kegiatan menggunakan simbol – simbol. Proses pada flowchart sangat jelas. Berikut ini struktur dari flowchart :

Gambar diatas adalah salah satu struktur algoritma flowchart. Masih banyak lagi struktur flowchart lainnya. Contoh dari Algoritma Flowchart :

Nah sekarang sudah mengertikan apa itu algoritma? Selanjutnya silahkan belajar bahasa pemrograman.

Baca juga : Perbedaan Java dan Kotlin

Sekian, terimakasih, dan semoga bermanfaatJ