Josi Kie

Dasar Pemrograman Java 3

Dasar Pemrograman Java 3

Setelah belajar Dasar Pemrograman Java 2, kita akan belajar Dasar Pemrograman Java 3. Yang mana berisi materi dan praktek yang lengkap penjelasanya tentang looping (perulangan) dan array

Pedih

Pedih

Pagi ini indah ya…,
Sangat indah dan
Mentaripun begitu sangat
Cantik dan indah

Operating System Terbaru Android 10 dan Android Pie

Operating System Terbaru Android 10 dan Android Pie

Android 10 dan Android Pie adalah rilis baru operating system Android. Android Pie rilis pada tahun 2018, sedangkan versi Android 10 rilis pada tahun 2019. Fitur – fitur pintar banyak bertambah. Untuk tahun 2019, Android 10 adalah versi Android terbaru meskipun belum semua smartphone dapat menggunakan operating system versi Android 10.

Setelah mempelajari Dasar pemrograman Java 1, mari kita belajar di artikel Dasar Pemrograman Java 2. Pada Dasar Pemrograman Java 1, kita sudah belajar membuat program Hello World dan paham dengan struktur programnya. Selain itu, kita sudah mengenal tipe data dan variabel. Sekarang kita akan belajar tentang operator dan percabangan pada bahasa pemrograman java. Wah, seperti apa ya operator dan percabangan? Simak dibawah ini.

1) Operator

Apa itu operator? Operator pulsa? Ah bukan itu. Operator merupakan karakter yang digunakan utuk menghasilkan suatu nilai ketika dibutuhkan. Java setidakya memiliki 4 jenis operator. Yaitu operator aritmetika, operator penugasan, operator pembanding, dan operator logika. Cukup banyak, bukan?

Baca juga : Dasar Pemrograman Java 3

Berikut penjelasan setiap operator :

a. Operator Aritmetika

Operator Aritmetika adalah operator sederhana untuk menghitung. Kita pasti sering menggunakan operator ini dikehidupan nyata untuk mencari suatu nilai ketika sedang menghitung. Ada 5 operator aritmetika pada bahasa pemrograman Java, yaitu penjumlahan (+),  pengurangan (-), perkalian (*),  pembagian (/), dan sisa hasil bagi (%). Contoh penggunaannya :

Jika kita menggunakan tipe data int, maka hasil perhitungan tidak akan pernah memiliki nilai koma. Hasil yang memiliki nilai koma seperti 3,78 atau 2,5 adalah hasil perhitungan dengan tipe data float atau double. Operator penjumlahan (+) digunakan untuk menjumlahkan nilai atau menjumlahkan nilai yang terkandung didalam variabel, operator pengurangan (-) digunakan untuk mengurangi nilai atau mengurangi nilai yang terkandung didalam variabe, operator perkalian (*), operator pembagian (/) digunakan untuk membagi nilai atau membagi nilai yang terkandung didalam variabel, operator  sisa hasil bagi (%) digunakan untuk mengetahui sisa hasil pembagian nilai ataupun nilai yang terkandung didalam variabel.

b. Operator Penugasan

Operator yang memiliki tugas memberikan nilai ataupun menghitung nilai untuk sebuah variabel. Penggunaan operator ini lebih singkat daripada operator aritmetika. Operator penugasan memiliki 6 operator, yaitu pemberi nilai (=), penambah bilangan dan pemberi  nilai(+=), pengurang bilangan dan pemberi nilai (-=), pengali bilangan dan pemberi nilai (*=), pembagi bilangan dan pemberi nilai (/=), pemeroleh sisa hasil bagi dan pemberi nilai (%=), contohnya :

Selain 6 operator penugasan diatas, ada operator increment (++) dan decrement (–), kedua operator ini berguna untuk menambah satu angka maupun mengurangi satu angka. Berikut contoh penggunaannya :

Lebih ringkas daripada operator aritmetika, bukan?

c. Operator Pembanding

Operator pembanding adalah operator yang membandingkan kondisi, dimana kondisinya benar (true) atau salah (false). Operator ini menggunakan tipe data boolean untuk membandingkan kondisi antara dua nilai. Ada 6 operator pembanding pada bahasa pemrograman Java, yaitu sama dengan (==), tidak sama dengan (!=), lebih dari (>), kurang dari (<), lebih dari sama dengan (>=), kurang dari sama dengan (<=). Contoh penggunaannya :

Jadi hasil dari operator ini selalu kondisi true (benar) atau false (salah). Maka dari itu, tipe data yang digunakan adalah boolean.

d. Operator Logika

Operator yang digunakan untuk membentuk suatu keadaan dari dua atau lebih kondisi tertentu. Sama dengan operator pembanding, operator logika juga menggunakan tipe data boolean. Pada penjelasan ini, ada 2 operator logika yaitu, and( && ), or( || ). Hasil dari operator logika selalu kondisi true ataupun false. Berikut ini Penjelasandan penggunaan operator logika and ( && ) dan or ( || ) :

2. Percabangan

Percabangan adalah pernyataan yang berguna untuk mengambil suatu keputusan. Ada 4 jenis percabangan pada bahasa pemrogramana Java, diantaranya percabangan if, percabangan if-else, percabangan if-else-if, dan percabangan switch case. Berikut penjelasan tiap tiap jenisnya :

a. Percabangan if

Percabangan ini memiliki satu kemungkinan saja. Misalnya harga jeruk, jika seribu maka dibeli. Selain seribu, jeruk tidak akan dibeli. Contoh :

b. Percabangan if-else

Percabangan ini memiliki 2 kemungkinan, yang mana apabila syarat atau kondisi terpenuhi, dapat melakukan suatu perintah dan apabila kondisi tidak terpenuhi, maka akan menjalankan perintah lainnya yang memang dikhususkan untuk dijalankan jika kondisi tidak terpenuhi. Seperti dibawah ini :

c. Percabangan if-else if

Dimana kamu daoat memiliki banyak pernyataan dengan kondisi yang berbeda menggunakan sintaks else if. Diawali dengan if(kondisi dan diteruskan dengan else if(kondisi). Contoh seperti dibawah ini :

d. Percabangan switch-case

Percabangan ini mirip dengan percabangan if-else if. Switch – case memiliki satu variabel pernyataan diawal lalu diselesaikan terhadap pilihan yang ada. Jika variabel pernyataan tidak sesuai dengan nilai yang ada di pilihan, maka kode tidak akan dijalankan.

Baca juga : Java dan Sejarah Kehadirannya

Sekian, terimakasih, dan semoga bermanfaatJ