The Daily Journal

Gethuk Si Kucing Yang Nakal

Gethuk Si Kucing Yang Nakal ? Senakal apa Gethuk Si Kucing Yang Nakal itu? Apa saja kenakalannya?

Gethuk lahir dari Ibu Luna dan Ayah Hitam. Ibu Luna mempunyai bulu hitam putih, sedangkan Ayah Hitam berbulu hitam pekat, keduanya kucing kampung turunan anggora. Dari mereka berdua lahirlah lima ekor anak kucing yang dirawat oleh Mbah Buyutku sepenuh hati seperti anak sendiri. Nama anak kucing dari yang pertama adalah Gio, Lili, Gethuk, Lala, dan Twinkle.

Namun kucingku sekarang semuanya tinggal lima kucing saja yaitu Luna, Gio, Lili, Gethuk, dan Lala. Ayah Hitam jahat pergi meninggalkan mereka semua untuk mencari betina lain. Mama Nunun (Luna) pun sedih. Sewaktu melahirkan, dia berjuang ditemani aku dan adikku, dan mamaku. Tanpa Ayah Hitam yang harusnya menjaga mama Nunun. Sedangkan Twinkle hilang dimakan kucing orenz besar. Mama Nunun selalu ingin berkelahi jika bertemu orenz. Aku rasa Mama Nunun lebih sensitif sejak melahirkan bahkan sampai sekarang anaknya sudah berumur lima bulan.

Baca juga :
Cara Membuat Cireng Renyah dan Gurih

10 Website UKM Yang Dapat Dijadikan Rujukan Untuk Membuat Website UKM

Hingga Gethuk mulai lepas dari menyusu. Dia dan saudara – saudaranya makan nasi dicampur ikan asin. Gethuk paling nakal, dia minta makan tapi hanya dimakan sedikit. Terus – menerus minta makan tapi tidak dimakan. Nah Mbah Buyut pun merasa kesal, akhirnya dibiarin aja kalau minta makan kecuali sudah waktunya makan. Gethuk berulah lagi, sekarang yang diganggunya adalah orang – orang yang sedang makan di rumah. Dia minta juga tuh makanan yang kami makan. Senang banget kelihatannya waktu dikasih. Pokoknya omnivore banget. Tempe, tahu, bakso, kerupuk, nasi goreng, dan soto pun dia ikut makan. Ya walaupun sedikit sih. Kami kadang kesal tapi syukurlah kami pecinta kucing jadi tidak pukul kucingnya.

Semua kucing di rumahku sudah seperti saudaraku. Mereka akan menemaniku belajar dan tidur di malam hari, memijat Mbah Buyutku di pagi dan siang hari. Kadang mereka juga menghiburku ketika aku sedih. Aku juga kadang curhat ke mereka. Anehnya mereka seperti mengerti dengan apa yang aku bicarakan. Mereka akan memperhatikan aku dan sesekali memegang tangan atau kakiku.

Pernah nih Mbah Buyutku marah besar ke Gethuk dan Lala. Mereka mencuri ikan dan naik ke meja makan padahal mereka sudah dibuatkan dan diberi makan. Dipecutlah mereka pakai lidi, mereka terlihat seperti menyesal terus bergaya lemas wkwkwkkwkw sudah seperti manusia aja ya. Sebenarnya aku dulu juga punya kucing tapi kucingku yang dulu lebih memilih meninggalkan aku dan keluargaku. Dia lebih nyaman di pasar. Baru kali ini ada banyak kucing yang mau tinggal di rumah.

Baca juga : Platform Digital Marketing Untuk Usaha di Masa Pandemi

Sekian, terimakasih, dan semoga bermanfaat:)