Pengetahuan umum

Kaktus Benteng (Stephanocereus leocastele)

Kaktus Benteng termasuk dalam kaktus jenis pentung, dimana bentuknya memanjang keatas menyerupai benteng.
Kaktus Pentung

Kaktus jenis ini memiliki bentuk yang mirip dengan benteng begitu pula nama leocastele yang jika dipakai untuk kaktus ini berarti kastil. Jadi tidaklah salah bila kaktus iini dinamakan kaktus benteng. Kaktus ini mempunyai bentuk batang seperti silinder yang terdiri dari 8 sampai 10 rusuk. Aerolnya tumbuh agak merapat. Pada setiap aerol terdapat duri radian dan duri sentral.

Duri radial jumlahnya 13 sampai 26 buah dan duri sentral 1 sampai 3 buah. Satu diantara duri sentral tumbuhnya tegak lurus pada aerol dan ukurannya lebih panjang. Aerol – aerol kaktus ini semakin ke ujung batang, tumbuhnya semakiin merapat. Sehingga duri – duri yang tumbuh pada aerol di bagian ujung batang tampak seolah – olah berkumpul pada satu tempat yang sama.

Kaktus jenis ini dapat tumbuh dengan pada setiap jenis tanah, tetapi tumbuh lebih baik pada tanah liat yang mengandung humus dan cukup terkena sinar matahari.

Kaktus ini berasal dari daerah di benua Amerika bagian Selatan. Cara berkembang biak dengan bijinya. Nama Stephanocereus diambil dari nama seorang Botanicus berkebangsaaan Rusia yaitu Friedrich Stephan.

Sumber : Flora Indonesia Kaktus, diterbitkan oleh P.T. (Persero) Gita Karya.

Jenis – jenis kopi didunia

You Might Also Like...

No Comments

    Leave a Reply