Kehidupan Lovely

Ini aku, disini berdiri dengan segala kesedihanku. Aku bukan manusia yang sempurna walau pun banyak yang berkata fisik yang kumiliki adalah fisik impian semua orang. Darah dan sel sel ditubuhku bukan asli pribumi, namun sunda jepang dan batak australia. Bayangkan betapa sempurnanya fisikku. Aku juga terkenal pintar bicara didepan banyak orang dan memiliki otak yang cerdas. Namun tahukah kalian bagaimana kehidupanku? Apa saja yang harus kulewati?

Jika ada yang bertanya bagaimana kehidupan Lovely? Seperti inilah kehidupanku. Penuh kekosongan.

Aku bersyukur memiliki dia yang mau menerimaku apa adanya dan mau berjuang denganku dari terbitnya matahari sampai dengan tenggelamnya sang surya. Kami memiliki visi dan tujuan berbeda. Aku dan dia memang belum memiliki ikatan apapun sejak dulu namun kami saling menjaga dan mencintai. Kami melewati buasnya terjangan ombak kehidupan bersama. Kalian pasti berkata aku kurang bersyukur kalau aku berkata aku berdiri dengan segala kesedihanku, Dulu semuanya terlihat susah dan dia dengan indahnya membuatku terus berjalan lurus, maju, dan pantang mundur. Namun setelah ku gapai visi dan tujuanku serta dia telah menggapai tujuannya sendiri, kami sudah saling percaya, saling bergantung, dan tidak sanggup untuk berpisah, suatu bencana datang membuatku jatuh kepaling dasar, hanya dia penyemangat hidupku.

Namaku seperti dicintai oleh semua orang, Lovely. Ekspetasi terkadang tidak sesuai dengan realita yang ada. Mami tidak memilih papi dan meninggalkanku sendiri tanpa memenuhi haknya sebagai orang tua padaku, begitu pula dengan Papi yang memilih hanya memberiku nafkah tanpa mau memasukkanku kedalam kehidupan keluarga barunya. Ya pada waktu itu aku tinggal sendiri dengan kebingungan seorang remaja, aku berpikir aku mau ngapain? Tidak seorang pun dari keluargaku yang memberiku arahan. Sekolah pun aku masih berpikir aku harus sekolah dimana supaya aku bisa sukses? Papi selalu berkata terserah padamu. Mami berlagak tidak peduli. Pada akhirnya aku bertemu dengan dia yang sudah menjadi teman, sahabat, saudara, guru, ayah, dan ibu bagiku. Dia bernama Tegar. Sesuai namanya, dia adalah orang yang sangat tegar dan bijaksana.

Dulu aku, Lovely. Remaja berumur  15 tahun, broken home dari umur  10 tahun dan ingin melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi tetapi tidak memiliki arahan. Aku tinggal di apartemen tepatnya dikota Surabaya.

Kini aku, tetap Lovely. Wanita dewasa berumur 27 tahun dengan segala kesuksesannya, single parent beranak 1, janda ditinggal mati. Hatiku berlabuh kepadanya dengan segala ketulusanku tetapi dia memilih meninggalkanku ke  alam baka. Tinggal di perumahn elit Jakarta. Tegar aku ingin kita bersama lagi.

Beginilah kehidupan Lovely beranak satu. Sekarang aku akan membuat kehidupanku lebih baik daripada sebelumnya. Itu semua untuk aku, Tegar, dan anakku satu – satunya.

*maaf bila ada kesamaan nama dan tempat. Ini cuman imajinasi ku saja.

Baca juga : Cara Mendapatkan Uang Melalui Adsense

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *