Manfaat Tanaman Ganja dan Kegunaan Tanaman Ganja

Manfaat Ganja banyak sekali. Tidak cuma satu ataupun dua. Kegunaannya secara positif juga bukan untuk obat medis saja, tetapi juga untuk kecantikan.

Ganja pada dunia medis merupakan obat depresan yang dibuat dari daun cannabis. Anehnya masih ada aja yang menyalahgunakannya. Cara mengonsumsinya sangat mudah. Bisa dibentuk menjadi rokok, dicampur dengan minuman keras dan narkotika lainnya. Bahkan dulu sebelum ada peraturan yang melarang adanya ganja, di daerah Aceh sudah biasa ganja dimakan sebagai sayur. Kopi saja rasanya kurang enak bila tidak dicampur ganja pada waktu itu.

Sudah sejak dulu manusia memanfaatkan tumbuhan ganja untuk dijadikan alat maupun masakan kuliner. Serat pada ganja sangat kuat sehingga dimanfaatkan menjadi tali temali. Dikatakan seluruh bagian ganja dapat dimanfaatkan, mulai dari akar sampai daunnya. Ajaib bukan? Sungguh ajaib. Bahkan dikitab – kitab zaman dahulu banyak diceritakan tentang ganja dan resep – resepnya untuk membuat obat dari tumbuhan ganja ini. Mungkin yang banyak beredar adalah informasi tentang bagaimana efek sampingnya. Pada artikel kali ini kita akan membahas manfaat – manfaatnya. 

Baca juga : Kenalan yuk Dengan Kaktus Kendil

Diluar negri, tumbuhan mariyuana ini banyak digunakan untuk medis. Berikut ini adalah manfaat ganja di bidang kesehatan :

1) Mengobati Alzheimer : Ada sebuah penelitian pada tikus epilepsi. Setelah diberi ganja selama 10 jam. Kejang – kejang dapat terkontrol oleh zat cannabinoid. Zat ini terkandung pada tumbuhan ganja. Pada otak kita juga terdapat zat ini.

2) Meningkatkan kapasitas paru – paru : Ganja tidak merusak fungsi paru – paru. Ganja dapat meningkatkan kapasitas paru –paru, yaitu kemampuan paru – paru menampung udara ketika bernapas. Tetapi ganja dapat ,erusak paru – paru juga bila kita terkena paparan jangka panajang asap ganja yang dosisnya tinggi.

3) Mematikan sel – sel kanker tertentu : Di dalam ganja terdapat kandungan cannabidiol yang bisa menghentikan kanker dengan cara mematikan gen ld-1. Selain itu, ganja membantu melawan rasa mual dan muntah akibat dari efek samping kemoterapi.

4) Melambatkan perkembangan Alzheimer : Plak – plak amyloid membunuh sel – sel otak yang menyebabkan Alzheimer. THC yang terkandung dalam tumbuhan ganja dapat memperlambat pembentukan plak – plak amyloid dengan cara menghalangi enzim pembuatnya agar tidak jadi terbentuk.

5) Mengatasi masalah kejiwaan : Tanaman ini dapat membantu menghilangkan depresi dan gangguan gejala stress pasca trauma. Walau begitu, ganja tidak cocok untuk orang yang memiliki gangguan bipolar dan psikosis.

6) Mengurangi nyeri yang kronis : Cannabinoid yang ada pada ganja dapat membantu menghilangkan rasa nyeri. Tanaman satu ini dapat meringankan rasa nyeri dari akibat sakit berat yang rasa nyerinya sangat hebat. Seperti multiple sclerosis, nyeri saraf, dan sindrom iritasi usus. Selain itu, juga dapat digunakan untuk mengurangi rasa nyeri pada penderita fibromyalgia dan endometriosis.

7) Mencegah Glaukoma : salah satu penyakit mata, yaitu glaucoma. Ganja dapat menurunkan intraocular pressure (IPO). Akibatnya tekanan bola mata dapat berkurang. Karena itu, ganja juga bisa memperlambat terjadinya penyakit glaukoma dan juga mencegah kanker.

Pada bidang kecantikan, ganja juga sangatlah berguna karena kandungan senyawa THC ( delta – 9 – tetrahydrocannabinol ) yang kaya akan omega – 3 dan omega – 6. Tentunya hal ini bagus untuk menjaga kekenyalan kulit dan keindahan rambut. Kandungan senyawa antiosidan yang sangat tinggi begitu efektif mengatasi kulit kering dan memperlambat munculnya tanda penuaan. Jerawat juga bisa diatasi. Sekarang telah hadir minyak ganja yang dapat digunakan untuk kecantikan, namun keadaannya sangat langka.

Baca juga : Kenalan yuk Dengan Kaktus Kendil

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *