Perintah Dasar CRUD MySQL

Perintah Dasar CRUD MySQL? Apa saja Perintah Dasar CRUD MySQL? Bagaimana cara menggunakan perintah – perintah CRUD MySQL?

MySQL merupakan sistem manajemen database yang berguna untuk mengelola data database. Perintah dasar yang digunakan oleh manajemen database ini adalah SQL (Structured Query Language). MySQL telah digunakan oleh banyak orang dan bisa diakses secara gratis alias open source. Database manajemen system satu ini termasuk dalam jenis RDBMS (Relational Database Management System). Sebuah database dapat memiliki banyak tabel dan tabel – tabel tersebut terdiri dari beberapa kolom untuk menampung data – data. Data – data yang dapat disimpan di MySQL diantaranya teks, angka, gambar, dan lainnya.

Baca juga :
Cara Menghilangkan Bau Badan
Apa Itu SQLite Database?

Manfaat MySQL diantaranya untuk membuat dan memanajemen database. Dengan MySQL kita dapat menggunakan berbagai queri yang dibutuhkan untuk mengelola database seperti create, insert, update, select, dan delete. Di dunia pemrograman sudah tidak asing lagi dengan sebutan CRUD. Apa itu CRUD? CRUD adalah singkatan dari create, read, update, dan delete yang mana dapat diimplementasikan menggunakan MySQL. Sebenarnya DBMS tidak hanya MySQL, ada juga SQlite dan PostgreSQL. Tetapi di tutorial ini kita fokus pada queri perintah dasar CRUD MySQL. Memang queri perintah CRUD pada MySQL tidak berbeda jauh dari queri perintah CRUD PostgreSQL dan SQlite.

1 Create (Membuat database, membuat tabel, dan membuat data)

Sebelum menggunakan database, kita harus membuatnya terlebih dahulu. Berikut ini queri perintah untuk membuat database :

Database merupakan tempat menyimpan banyak data di berbagai tabel. Berikut ini queri perintah untuk membuat tabel :

Pada contoh diatas kita membuat tabel bernama pelajar yang berisi kolom id sebagai primary key yang nilainya dengan tipe data integer yang auto increment. Auto increment digunakan agar nilai pada kolom id bertambah satu secara langsung jadi pada saat mengisi data, kolom id tidak usah diisi karena dengan otomatis mengisi sendiri. Kemudian ada kolom nama bertipe data varchar dengan banyak karakter maksimal 50 panjangnya. Kolom nama nanti akan diisi dengan data string berupa nama. Setelah itu ada kolom kelas yang bertipe data varchar dengan maksimal 6 karakter. Di kolom kelas, nanti akan diisi data string berupa nama kelas. Terakhir ada kolom alamat yang bertipe data varchar dengan maksimal 100 karakter. Di kolom alamat kita akan mengisi data string berupa alamat dari pelajar.

Terakhir dari bagian create adalah membuat data atau memasukkan data kedalam tabel pelajar yang baru saja kita buat. Kita menggunakan queri insert untuk memasukkan data ke dalam tabel pelajar seperti berikut ini :

Contoh diatas jika dibaca adalah masukkan data ke tabel pelajar, masukkan Josi Kie ke kolom nama, 12 RPL 1 ke kolom kelas dan Arjasa Situbondo ke kolom Alamat.

2) READ (Membaca atau mendapatkan data dari database)

Read digunakan untuk membaca atau mendapatkan data dari database yang kemudian datanya akan ditampilkan. Queri yang kita gunakan untuk bagian read adalah select seperti berikut ini :

Contoh diatas digunakan untuk menampilkan seluruh data yang ada di tabel pelajar. Apakah bisa menyaring agar hanya mendapatkan data spesifik saja? Tentunya bisa bahkan untuk mendapatkan hanya data spesifik dari beberapa kolom di tabel pelajar juga bisa seperti berikut ini :

Kita juga bisa mendapatkan data dengan syarat penyaringan lebih dari satu kolom. Pada contoh – contoh diatas, kita hanya menyaring menggunakan satu kolom saja. Penyaringan dilakukan dengan queri WHERE kemudian diikuti nama kolom dan isi data yang sesuai.  Berikut ini contoh penyaringan lebih dari satu kolom :

Dilihat dari contoh diatas, kolom pertama dan kolom kedua. Jika dibaca menggunakan bahasa manusia maka menjadi tampilkan seluruh isi kolom dari tabel pelajar yang kolom nama nya memiliki nilai Josi kie dan kolom kelas nya memiliki nilai 12 RPL 1.

3) Update (Mengubah data yang sudah ada)

Terkadang ada penulisan yang salah atau perubahan pada data. Kita membutuhkan update untuk merubah data yang sudah ada pada database. Kita menggunakan queri update untuk mengupdate data di database seperti berikut ini :

Pada contoh diatas, semua nilai pada kolom nama akan berubah menjadi Aryalenza. Bagaimana agar hanya baris tertentu yang nama nya berubah menjadi Aryalenza? Caranya dengan menyaringnya menggunakan queri WHERE seperti berikut ini :

Kita juga dapat mengubah nilai lebih dari satu kolom. Misalnya ingin merubah kolom nama dan alamat. Contohnya :

Contoh diatas jika dibahasakan menjadi ubah data dari tabel pelajar di kolom nama menjadi Kiki, kolom alamat menjadi Singapore di baris data yang kolom nama nya memiliki nilai Josi Kie.

4) Delete (Menghapus data pada database)

Delete merupakan queri untuk menghapus data di database seperti berikut ini :

Contoh diatas akan menghapus semua data dari tabel pelajar. Jika ingin menghapus data tertentu kita dapat menyaringnya lagi menggunakan queri where seperti berikut :

Jika dibahasakan menjadi hapus data dari table pelajar yang kolom namanya memiliki nilai Kiki.

Baca juga : Preview Smartphone Gaming ASUS ROG Phone 3 – The Ultimate Winner

Sekian, terimakasih, dan semoga bermanfaatJ