Sejarah Terlahirnya Framework CodeIgniter

Sejarah terlahirnya framework CodeIgniter? Seperti apa sejarah terlahirnya framework CodeIgniter? Kapan pertama kalinya framework ini diciptakan?

Framework menjadi favorit banyak pengembang atau developer karena memudahkan pembuatan aplikasi. Aplikasi ini dapat berupa  aplikasi Mobile atau Web. Untuk membuat fungsi website berjalan, kita dapat menggunakan berbagai bahasa pemrograman seperti PHP dan Python. Kita akan menyimak cantik sejarah salah satu framework PHP yang terkenal dikalangan programmer pemula maupun senior. Framework ini bernama CodeIgniter. CodeIgniter adalah framework PHP yang bisa digunakan untuk membuat website. CodeIgniter menggunakan arsitektur MVC (Model, View, Controller) dalam pembuatan web. Tentunya bahasa pemrograman PHP yang digunakan berorientasi obyek.

Baca juga :
Apa itu konsep MVC? Berikut Contoh dan Penjelasannya
Sejarah Terlahirnya Framework Ajaib Laravel

CodeIgniter bersifat opern source dan berkinerja solid. Kita dapat membangun website yang dinamis menggunakan framework CodeIgniter. Arsitekturnya membuat developer lebih mudah mengubah jika ada yang perlu dirubah pada kode program karena sudah dibedakan menjadi model, view, dan controller. Model adalah class yang berkomunikasi dengan database server, view digunakan untuk tampilan yang mana berkomunikasi dengan controller untuk meminta data serta lainnya, dan controller berguna untuk berkomunikasi dengan view dan model. Controller menjadi penengah diantara model dan view, seperti meminta data yang diminta oleh view ke model.

Pertama kali Framework CodeIgniter dipublikasi ke publik adalah pada tanggal 28 Februari 2006. Penciptanya adalah Rick Ellis yang merupakan programmer hebat. Karena bagusnya framework ini, pencipta bahasa pemrograman PHP yaitu Rasmus Lerdrof memuji CodeIgniter cepat dan ringan. Kemudian framework ini terus berkembang. EllisLab menjadi perancang awal framework CodeIgniter. Namun pada tanggal 9 Juli 2013, EllisLab membuat pengumuman untuk mencari pemilik CodeIgniter selanjutnya karena mereka sudah tidak fokus untuk mengembangkan CodeIgniter. Pada tanggal 6 Oktober 2014, CodeIgniter menjadi berpindah tangan ke British Columbia Institue of Technology untuk dikembangkan lebih lanjut. CodeIgniter dikembangkan oleh British Columbia Institue of Technology sampai tahun 2019, kemudian CodeIginter dikembangkan oleh CodeIgniter Foundation sampai sekarang. PHP yang digunakan adalah PHP versi 5.6.0 keatas dan PHP versi 7.2. CodeIgniter memiliki Lisensi MIT.

Apa saja keuntungan menggunakan framework CodeIgniter? Pembangunan dan pembuatan website bida dipercepat, memudahkan proses pemeliharaan, menyediakan banyak library yang memudahkan, pengembangan web menggunakan CodeIgniter lebih bebas dibandingkan menggunakan CMS, ada fitur pembuatan CRUD otomatis yang berasal dari pihak ketiga. Dokumentasi saat ini sudah sangat lengkap. Silahkan klik disini untuk melihat dokumentasi lengkap framework CodeIgniter.

Baca juga : Mengapa Contract Class Sangat Penting

Sekian, terimakasih, dan semoga bermanfaat:)