Strategi Meningkatkan Potensi Ekspor di Indonesia

Strategi Meningkatkan Potensi Ekspor di Indonesia
Strategi Meningkatkan Potensi Ekspor di Indonesia

Strategi Meningkatkan Potensi Ekspor di Indonesia? Bagaimana Strategi Meningkatkan Potensi Ekspor di Indonesia? Apa saja komoditi ekspor terbesar di Indonesia?

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak kekayaan sumber daya alam. Tidak heran, negeri kita ini disebut dengan surga oleh orang asing. Suhu disini sedang, tidak panas sekali dan tidak terlalu dingin. Karena faktor lingkungan, dan cuaca di Indonesia, banyak hasil alam baik hayati maupun non hayati yang melimpah ruah di Indonesia, apalagi orang – orang Indonesia turun – temurun sudah tau bagaimana cara mengolah dan menggunakannya. Contohnya teh, biji kopi, emas, minyak gas, dan lainnya. Kita bisa disebut beruntung karena tinggal  ditempat yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki banyak tempat wisata alam.

Baca juga : 

Gethuk Si Kucing Yang Nakal

10 Website UKM Yang Dapat Dijadikan Rujukan Untuk Membuat Website UKM

Ekspor adalah tindakan dimana sesorang/lembaga melakukan pengiriman barang keluar negeri untuk dijual. Atau lebih singkatnya kita menjual barang ke luar negeri. Seseorang atau badan hokum yang melakukan ekspor bisa disebut eksportir. Barang – barang yang bisa diekspor memiliki ketentuan sesuai jenis barangnya. Manfaat dari ekspor diantaranya tumbuhnya industri besar di Indonesia, menstabilkan harga barang/produk di dalam negeri, memperluas pasar domestic, investasi bertumbuh, dan devisa negara bertambah. Indonesia tentunya memerlukan ekspor untuk ekonomi.

Biasanya ekspor dilakukan pada saat suatu negara menghasilkan produksi produk/barang yang besar dan sudah memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Komoditas ekspor sangat luas tidak hanya sumber daya alam hayati. Tahukah kamu? Pada tahun 2019, komoditas migas di Indonesia yang ekspornya tertinggi adalah Gas Alam, komoditas non migas adalah pertambangan, dan untuk komditas non migas utama adalah batu bara, minyak kelapa sawit, dan Pakaian Berbahan Tekstil. Negara yang diekspor Indonesia diantaranya Australia, Korea, Taiwan, India, Tiongkok, Jepang, dan Amerika Serikat.

Pada bulan Juli 2020 ekspor di Indonesia mengalami penurunan 9.90% jika dibandingkan dengan Juli 2019 tetapi mengalami peningkatan 14.33% daripada bulan Juli 2020. Sedangkan impor di Indonesia mengalami penurunan 32.55% dibandingkan pada bulan Juli 2019. Baik ekspor maupun impor mengalami penurunan. Tetapi ada baiknya kita terus meningkatkan ekspor demi ekonomi. Bayangkan jika produk Anda atau produk yang Anda jual diekspor keluar negeri dan dikenal banyak orang mancanegara. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan karena pasar semakin luas, tidak hanya didalam negeri saja. Tidak hanya perorangan, sebuah daerah juga dapat mengekspor hasil sumber daya alam mereka. Tentunya dengan cara mengekspor yang aman dan sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Ada sepuluh provinsi penyumbang eskpor non migas terbesar di Indonesia. Yang pertama adalah Jawa Barat kemudian disusul oleh Jawa Timur, Kalimantan Timur, Riau, Banten, DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Sumatra Utara, dan Kalimantan Selatan. Jawa Barat menjadi yang pertama karena jumlahnya lebih banyak daripada provinsi lainnya walaupun mengalami penurunan 15.90% tahun 2020 ini. Jawa Barat memang menjadi daerah ekspor non migas terbesar di Indonesia sejak tahun 2015. Di era globalisasi ini, tentu saja Indonesia juga menunjukkan produk dan komoditas ekpor unggulannya. Tidak peduli usaha skala kecil, menengah maupun keatas, boleh melakukan ekspor untuk memperluas pasarnya.

Negara dengan ekspor yang tinggi dapat memiliki devisa yang banyak. Dengan banyaknya ekspor dan permintaan yang tinggi untuk barang/sumber daya alam dalam negeri, pengusaha dapat lebih mengusahakan usahanya dan menjangkau pasar global yang luas. Kenapa ekspor sangat penting bagi Indonesia? Karena ekspor dapat membantu kemajuan negara. Kemajuan negara tidak hanya soal kekayaan dan devisa yang akan didapatkan, tetapi juga tentang peningkatan sumber daya alam manusia (pengusaha) di Indonesia. Pengusaha Indonesia dapat berkompetisi secara global di tingkat Internasional, ini merupakan kemajuan karena semakin kita berkompetisi, semakin kita menemukan cara – cara tak terduga untuk menang berbisnis. Tahukah Anda? Ekonomi Negara sangat terbantu dengan adanya kegiatan ekspor di Indonesia. Jika Anda melakukan kegitan Ekspor, berarti Anda sedang melawan inflasi mata uang. Oleh karena itu, kegiatan ekspor sangat penting bagi sebuah negara. Termasuk Indonesia sebagai negara yang berkembang.

Bagaimana cara dan strategi untuk menigkatkan potensi ekspor di Indonesia? Berikut adalah cara dan strategi untuk meningkatkan potensi ekspor di Indonesia :

1) Bahan Baku Produk harus dijaga ketersediannya

Kuantitas barang yang diekspor biasanya  banyak agar tidak rugi. Banyaknya barang memerlukan banyak atau cukup bahan baku untuk pembuatan barang/produk yang akan diekspor. Sebuah produk yang dibutuhkan atau digemari bisa memiliki banyak permintaan dari negara asing, tentu kita membutuhkan bahan baku untuk membuat barang agar jumlahnya cukup sesuai permintaan. Peran bahan baku sangat penting. Semakin banyak bahan baku, semakin stabil harga barang. Bahkan dengan banyaknya bahan baku, kita dapat menurunkan harga barang sehingga kita masih lebih unggul dibandingkan dengan saingan dari negara lain. Oleh karena itu, bahan baku produk harus dijaga ketersediaannya.

2) Adanya Kemudahan Ekspor Untuk Pengusaha

Kesulitan dalam melakukan kegiatan ekspor akan membuat pertumbuhan ekspor menurun. Jika pengusaha diberikan kemudahan untuk melakukan kegiatan ekspor, mereka akan memikirkan ekspor bahkan melaksanakannya karena ekspor juga menandakan bahwa perusahaan atau barang yang diusahakan sedang bertumbuh dan memiliki pasar yang luas. Kemudahan ekspor untuk pengusaha diantaranya adanya lahan atau tempat untuk bahan baku utama yang cukup, mudahnya urusan administrasi, adanya sarana dan prasarana ekspor yang memadai, dan lain sebagainya. Dukungan pemerintah juga mempermudah pengusaha melakukan kegiatan ekspor.

3) Berjualan dan beriklan di Marketplace

Marketplace dapat menjadi jawaban untuk peningkatan potensi Ekspor di Indonesia. Dengan marketplace, kita dapat menjual barang kita dengan mudah. Jika orang dari negara asing membutuhkan barang/produk dari Indonesia, mereka bisa mencari produk tersebut melalui marketplace yang memasarkan berbagai macam jenis produk. Fitur marketplace seperti rating dan ulasan, pencarian, dan tag di marketplace akan memudahkan penjual dan calon pembeli untuk membeli produk.

4) Berjualan dan beriklan di website resmi produk

Website dapat lebih dipercaya oleh pembeli karena terlihat resmi dan elegan. Membeli melalui website resmi produk berarti membeli produk yang asli. Tentunya pembeli lebih suka barang yang asli. Selain itu, website juga lebih memberikan rasa percaya diri pada merek produk Anda. Istilahnya lebih membranding produk yang dijual.

5) Beriklan di Sosial Media

Sosial media adalah tempat berkumpulnya orang – orang dari berbagai negara. Seperti  Instagram, Facebook, Twitter, Pinterest, dan lainnya. Tahukan Anda? Beberapa Sosial Media seperti Instagram dan Facebook memiliki jasa periklanan yang bisa mengiklan ke banyak orang. Iklannya pun dapat mencapai audiens dari luar negeri. Kita bisa mentargetkan iklan akan ditayangkan pada pengguna sosial media dari beberapa negara sekaligus.

 

Strategi Meningkatkan Potensi Ekspor di Indonesia
Mister Exportir

 

Melihat sumber daya alam kita yang beragam, Indonesia memiliki Potensi ekspor yang besar. Apalagi kita berada di jalur perdagangan dunia yang harusnya semakin memudahkan kita untuk mengekspor. Sumber daya manusia di Indonesia cukup banyak dan fasilitas jasa Pengiriman barang ke luar negeri  juga ada.

Baca juga : Cara Membuat Cireng Renyah dan Gurih

Referensi :

https://statistik.kemendag.go.id/growth-of-non-oil-and-gas-export-provincial