Tutorial Spring Boot JPA Dengan Satu Entities

Tutorial Spring Boot JPA Dengan Satu Entities ? Apa itu Spring Boot dan JPA? Seperti apa Tutorial Spring Boot JPA Dengan Satu Entities ? Untuk apa Spring Boot JPA itu?

Spring Boot adalah salah satu framework dari Spring Framework. Dengan Spring Boot, developer tidak terlalu banyak menambahkan dependensi sehingga pembuatan aplikasi dapat lebih cepat. Selain itu, Spring Boot juga menyediakan banyak dependensi yang dibutuhkan oleh developer seperti  Spring Web, Spring Reactive Web, Spring Web Services, WebSocket, Jersey,  Template Thymeleaf, Apache Freemarker, Groovy Templates, Spring Security, OAuth2 Client, Okta, JDBC API, Liquibase Migration, JOOQ Access Layer, HyperSQL Database, Oracle Driver, Spring Boot Actuator, dan lainnya.

Baca juga : Berkenalan Dengan Bahasa HTML

Apa itu JPA? JPA adalah standar akses database untuk bahasa pemrograman Java. Karena Spring Boot menggunakan bahasa pemrograman Java, kita dapat menggunakan JPA untuk mengakses database. JPA mempermudah kita untuk mengakses database di Java. Ada satu lagi framework yang sering digunakan untuk mengimplementasikan JPA, yaitu Hibernate. Hibernate dan JPA tentunya berbeda dan tidak bisa dibandingkan. JPA diimplementasikan dengan Hibernate Annotation dan EntityManager libraries oleh Hibernate. Perpustakaan Hibernate Core mengimplementasikan Hibernate Annotation dan EntityManager untuk JPA.

Ayo kita mulai tutorialnya. Pertama pergi ke website Spring#link. Kemudian isi Project, Language, Spring Boot seperti gambar di bawah ini :

Sedangkan untuk Project Metadata isikan seperti gambar di bawah ini :

Kemudian tambahkan Spring Data JPA, H2 Database, dan Spring Web di bagian Dependencies. Kita menggunakan h2 untuk database yang akan diakses melalui JPA. Seperti gambar di bawah ini lalu klik tombol hijau yang bertuliskan Generate :

Dengan begitu, akan terdownload sebuah file zip yang berisi file demoforjavapersistenceapi.

Sebelum import project mari extract file zip yang di download dari website Spring. Buka Intellij IDEA, bisa juga menggunakan IDE lainnya seperti Eclipse dan lainnya. Pilih Import Project seperti gambar di bawah ini :

Muncul Pop Up Select File or Directory to Import. Pilih file demoforjavapersistenceapi hasil extract file tadi seperti gambar di bawah ini lalu klik tombol ok :

Setelah itu akan muncul pop up Import Project, pilih Maven lalu klik Next seperti gambar di bawah ini :

Lalu akan muncul seperti gambar di bawah ini dan biarkan seperti di bawah ini namun Root Directory sesuaikan dengan dimana kamu menyimpan file demoforjavapersistenceapi hasil extract tadi :

Kemudian akan muncul seperti gambar di bawah ini, centang kotak yang ada pada Select Maven Projects to import lalu klik next :

Muncul lagi seperti gambar di bawah ini, pilih seperti yang dilingkari :

Josikie menggunakan java 12 seperti yang dilingkari pada gambar di atas.

Kemudian isikan Project Name seperti gambar di bawah, untuk Project file location sesuaikan dengan dimana kamu menyimpan file kemudian klik tombol finish seperti gambar di bawah ini :

Berikut ini tampilan awalnya :

Oh iya sebelum malanjutkan, jika ada merah – merah dan error pada saat di run, coba buka src -> main -> com.example.demojavapersistenceapi -> Demojavapersistenceapi lalu di bagian yang merah klik kemudian Alt + Enter, nanti ada pilihan, pilih untuk mendowlad Maven yang belum terpasang, tunggu beberapa saat. Jika ada yang perlu di enable, silahkan di enable terlebih dahulu.

Setelah sudah, mari buat package Entity yang berisi apa saja yang entity yang mau kita gunakan. Caranya klik kanan pada com.example.demojavapersistenceapi lalu pilih New -> Package Seperti gambar berikut ini :

Kemudian akan muncul pop up New Package Beri nama package Entity seperti gambar di bawah ini :

Kemudian kita akan membuat 1 kelas entity pada package Entity. Klik kanan package Entity lalu pilih New -> Java Class seperti gambar di bawah ini :

Setelah itu muncul pop up Create New Class dan isikan seperti gambar di bawah ini :

Kita akan membuat kelas pojo Sales. Tambahkan kode di bawah ini untuk kelas Sales :

Setelah itu buatlah package service. Kemudian kita akan membuat kelas helper di package service yang berguna untuk kelas Sales akses dan saving ke database. Buat kelas dengan nama SalesDAOService di package com.example.demojavapersistenceapi , kelas SalesDAOService adalah kelas untuk Data Access Object. Ubah kode di kelas SalesDAOService menjadi seperti kode di bawah ini :

Setelah itu mari kita buat kelas untuk testing. Kita menggunakan CommandLineRunner untuk testing. Buatlah kelas baru dengan nama SalesDAOServiceCommandLineRunner yang mengimplimentasikan CommandLineRunner. Lalu ubah kode di SalesDAOServiceCommandLineRunner menjadi seperti berikut ini :

Buka src -> main -> resources -> application.properties lalu isikan kelas application.properties dengan kode di bawah ini :

Cobalah run dan lihat hasilnya di kolom run pada Intellij IDEA yang berada pada bagian bawah :

Untuk selanjutnya mari buka browser lalu ketikkan http://localhost:8080/h2-console setelah itu akan muncul seperti gambar di bawah ini :

Pilih Connect dan muncul seperti gambar ini :

Klik Sales lalu klik Run, hasilnya akan seperti gambar di bawah ini :

Selamat! Kamu telah berhasil menggunakan Spring Boot JPA

Baca juga : Membangun Relasi dengan Atasan? Kamu Bisa!

Sekian, terimakasih, dan semoga bermanfaat:)