Bijak Belanja Sebagai Remaja Hemat dan Bahagia

Remaja Bijak Belanja merupakan salah satu sifat yang baik. Tidak hanya orang dewasa saja yang wajib bijak belanja. Remaja juga wajib bijak belanja agar uang yang ada dapat digunakan sesuai hal – hal yang dibutuhkan.

Baca Juga : Modal Auxiliaries (Modal Verbs)

Tidak baik juga jika seorang remaja mudah untuk menghamburkan uang. Bijak belanja pada remaja dilakukan untuk belajar menghemat. Dengan berhemat, semua kebutuhan terpenuhi dan uang cukup sampai jangka waktu yang ditentukan. Ada tiga tipe cara remaja mendapatkan uang, yaitu diberi orang tua, kerja sendiri, maupun yang diberi orang tua dan kerja sendiri. Kamu termasuk yang mana nih? Hanya diberi orang tua atau tipe yang sekolah sambil kerja? Bagaimana bila orang tua kita susah – susah mencari uang untuk kita agar dapat sekolah dan hidup berkecukupan tapi kita malahan menggunakan uang untuk hal – hal yang tidak terlalu penting bahkan tidak berguna? Apakah kamu tidak kasihan pada orang tua mu? Walaupun kamu cari uang sendiri, tetap berhemat yaa… bijaklah dalam berbelanja. Remaja Bijak belanja akan membantu hidupnya menjadi mandiri.

Apakah kamu termasuk boros hingga terkadang merasa kurang terus? Itu karena pola hidupmu yang konsumtif. Pola hidup konsumtif pola hidup yang negatif, dimana seseorang akan memiliki keinginan untuk mengonsumsi dan membeli sesuatu yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal sehingga tidak dapat menjadi remaja bijak belanja. Misalnya keinginan untuk membeli barang – barang yang sudah dimiliki namun berbeda tipe dengan tujuan yang tidak jelas.

Kebanyakan remaja selalu mengikuti trend. Sehingga mudah bagi mereka menghabiskan uang untuk hal – hal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Tahukah kamu? Remaja kebanyakan sebagai konsumen cenderung memiliki karakteristik mudah terpengaruh, mudah terbuju iklan, tidak berpikiran hemat, dan kurang realistis. Hal ini malahan tidak membuatmu terlihat keren, tetapi terlihat sangat boros.

Trend yang terus berubah – ubah membuat para remaja tidak puas dengan apa yang dimilikinya dan ingin mengikuti trend terus – menerus. Kebanyakan remaja ingin memuaskan gairah belanjanya, padahal dia belum berpendapatan sendiri. Orang tua akhirnya merasa terbebani dan jengkel karena anaknya terus – menerus meminta uang hanya untuk hal – hal yang kurang penting sehingga kadang juga tidak diberikan bila meminta. Sebagai remaja yang bahagia, marilah belajar belanja dengan bijak. Belilah sesuatu sesuai keperluanmu. Efek dari bijak belanja bukan hanya untukmu saja tapi juga untuk kedua orang tuamu. Mereka akan lebih bahagia melihat anaknya yang pintar mengatur uangnya sendiri.

Baca juga : Modal Auxiliaries (Modal Verbs)

*diambil dari berbagai sumber

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *